Pembukaan Kembali Jalan Poros Daerah Desa Simpur

 

Pembukaan kembali Jalan Poros Daerah. Foto oleh Tarjono(Kaur Keuangan)
Pembukaan kembali Jalan Poros Daerah. Foto oleh Tarjono(Kaur Keuangan)

Sabtu (24/02), warga desa Simpur bergotong royong melakukan kegiatan kerja bakti pembukaan jalan poros kabupaten desa Simpur yang terletak di dusun Mrica rt04/rw02.

Kegiatan ini dilakukan dari pagi hari hingga petang hari dengan diikuti semua warga dari setiap dusun di desa Simpur baik pria maupun wanita. Kegiatan ini di dasari dengan instruksi kepala desa yang mengacu pada rencana pemulihan jalan di dusun cengis yang tertimpa bencana longsor dua pekan lalu. Longsor yang menimpa jalan di dusun cengis dua pekan lalu mengakibatkan terhambatnya mobilitas warga sehingga rencana pemulihan jalan pun segera dilakukan. Seperti yang disampaikan Kepala Desa Simpur di kantor kepala desa Simpur

“pemulihan jalan di desa cengis harus dilakukan secepatnya karena kerusakan yang terjadi menghambat mobilitas warga. Guna memperlancar kegiatan pemulihan tersebut dibutuhkan pembukaan jalan poros kabupaten yang ada di RT 04/ RW 02”.ujar Poniman sebagai Kepala Desa Simpur.

“Pembukaan jalan dilakukan dengan swadaya oleh semua warga di desa Simpur tidak terkecuali”. Imbuhnya.

Sebagai informasi jalan poros daerah yang ada di dusun Mrica rt04/rw02 tersebut merupakan jalan penghubung semua dusun di desa Simpur yang sudah lama terbengkalai.

Hujan Lebat yang Berakibat Longsor

Jalan di dusun Mrica yang anjlok sedalam -+ 30 cm
Jalan di dusun Mrica yang anjlok sedalam -+ 30 cm. Foto oleh Lili Suharsih ( Kadus Mrica)

Rabu (07/02), Desa Simpur kembali diguyur hujan lebat. Warga merasa khawatir adanya tanah longsor karena telah dua hari ini hujan lebat mengguyur Simpur. Kekhawatiran warga benar terjadi, Hujan yang terjadi malam ini mengakibatkan longsor di Desa Simpur.

Jalan poros yang terbelah di dusun cengis RT 12/ RW 01. Foto oleh Tarjuki ( Kadus Cengis)
Jalan poros yang terbelah di dusun cengis RT 12/ RW 01. Foto oleh Tarjuki ( Kadus Cengis)

Hujan terjadi sejak malam hingga pagi dini hari tadi mengakibatkan dua ruas jalan di Desa Simpur terbelah, yaitu jalan di dusun Mrica RT 04/ RW 02 dan juga jalan poros kabupaten di Desa Simpur RT 12/ RW 01. Longsor tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa namun mobilitas warga menjadi terhambat. Lili Suharsih selaku Kepala Dusun Mrica mengatakan bahwa longsor tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

“Hujan tadi malam sangat lebat, air dengan debit yang tinggi itu menggerus jalan ruas di Dusun Mrica RT 04/ RW 02. Longsor itu terjadi sekitar jam 01.00 WIB. ” Ujar Lili Suharsih selaku Kepala Dusun Mrica.

Desa Simpur adalah medan pegunungan yang rawan bencana longsor. Dan pada bulan Pebruari yang telah memasuki musim hujan hal tersebut sangat menghawatirkan. Sebelumnya juga pernah terjadi longsor yang mengakibatkan patah nya jalan di Dusun Barong RT 07/RW 03 yang terjadi pada tahun 2015.